post-image

Webinar “Kuliah Tanpa Stress” Dorong Mahasiswa UBB Kelola Stress dengan Positif

Bangka, 18 Maret 2025 – Unit Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PKK) Universitas Bangka Belitung (UBB) menyelenggarakan webinar bertajuk “Kuliah Tanpa Stress” sebagai upaya membantu mahasiswa dalam menghadapi tekanan akademik dengan lebih bijak. Kegiatan ini berlangsung secara daring dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Universitas Bangka Belitung (UBB).

Webinar ini dibuka secara resmi oleh Kepala UPA PKK UBB yakni Ibu Dr. Eni Karsiningsih, S.P., M.Si., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya mengatasi stress bagi mahasiswa agar dapat menjalani perkuliahan dengan lebih nyaman dan produktif. Kegiatan ini menghadirkan Ibu Corien Akwari Febrianti, S.Psi, M.M., M.Psi., seorang psikolog sekaligus CEO Coreien Centre sebagai narasumber utama, dengan Ibu Tiara Ramadhani, S.S.T., M.Kesos. sebagai moderator.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa stress merupakan bagian alami dari kehidupan mahasiswa yang tidak bisa dihindari, tetapi dapat dikelola dengan pendekatan yang tepat. Salah satu strategi utama yang diperkenalkan adalah konsep TPS (Tenang, Positif, dan Solutif), yang mengajarkan mahasiswa untuk menghadapi masalah dengan kepala dingin, berpikir positif, dan mencari solusi yang konstruktif.

Selain itu, webinar ini juga membahas berbagai teknik praktis untuk mengatasi stress, seperti manajemen waktu yang efektif, memilih lingkungan pertemanan yang mendukung, serta melakukan aktivitas relaksasi seperti meditasi dan journaling. Narasumber juga menekankan pentingnya menerima keterbatasan diri dan berhenti membandingkan diri dengan orang lain agar dapat berkembang dengan lebih sehat dan percaya diri.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif, di mana mahasiswa aktif bertanya dan berbagi pengalaman seputar tantangan akademik yang mereka hadapi. Melalui webinar ini, diharapkan mahasiswa dapat menerapkan strategi yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka dapat menjalani perkuliahan dengan lebih nyaman, produktif, dan tetap menjaga kesehatan mental.